Jumat, 31 Agustus 2012

Jangan Terlalu Banyak Berharap Pada Jokowi,Biasa-biasa aja...

Jadilah pemilih yang cerdas dan objektif.

Menjelang pilkada DKI putaran kedua yang mempertemukan dua pasangan calon yaitu Foke dan Jokowi kelihatannya dukungan untuk keduanya terbagi menjadi dua kubu yang berseberangan. Dukungan untuk Foke kebanyakan datang dari elite parpol besar sedangkan dukungan untuk jokowi datang dari rakyat jelata dan hasil akhir dari pilkada itu sendiri dapat menjadi salah satu indikator untuk mengukur apakah para elite masih mempunyai pengaruh di akar rumput atau omongan mereka hanya menjadi pepesan kosong belaka.

Banyak masalah yang harus diselesaikan di jakarta diantaranya banjir dan kemacetan belum lagi kemiskinan dan tingginya arus urbanisasi untuk itu dibutuhkan seorang pemimpin yang mampu bekerja keras untuk menuntaskan semua itu dan rasanya waktu lima tahun bahkan sepuluh tahun belumlah cukup namun setidaknya ada satu persoalan saja yang dapat diatasi sudah menjadi hadiah tersendiri bagi masyarakat jakarta.
Melihat begitu besarnya harapan masyarakat kepada Jokowi sekiranya beliau terpilih menjadi Gubernur DKI nanti rasanya kita perlu belajar dari peristiwa pada saat reformasi beberapa tahun yang lalu ketika itu rakyat sangat berharap dengan tumbangnya rezim lama keadaan akan berubah menjadi lebih baik namun kenyataan yang ada sekarang justru belum menunjukan tanda-tanda perbaikan bahkan tidak ada satupun konsep yang jelas yang akan membawa bangsa ini menjadi lebih baik. Untuk agar tidak terlalu kecewa sebaiknya jangan terlalu berharap kepada Jokowi mungkin saja ada perubahan di Jakarta jika beliau menjadi gubernur tetapi rasanya tidak akan terlalu drastis apalagi sampai bisa menuntaskan semua persoalan.

Sumber : http://politik.kompasiana.com/2012/09/01/jangan-terlalu-berharap-pada-jokowi/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar